top of page

TANPA TERASA PEMANTAPAN AKHIRNYA SUDAH DI DEPAN MATA (16/09/18)

Selepas melaksanakan pentas perdana, dimana perdananya kami berproses bersama. Kami merasa sangat ringan tanpa beban. Hingga kami pun  tersadar, di depan kami ada masih ada pentas pemantapan. Kami pun kembali berproses, memulai penggarapan menuju pentas pemantapan. Kami tuangkan segala ide, seluruh pikiran, kami luangkan waktu waktu yang kami miliki untuk suatu pementasan yang sangat penting bagi kami.

Ketika kami menjalani proses tersebut, begitu banyak halangan dan tantangan yang datang bertubi - tubi menghantam kami. Meskipun begitu, kami tetap berisaha semaksimal mungkin, dan berusaha memberikan yang terbaik untuk pementasan kami.

 

Hari- hari berlalu, tanpa terasa hari yang sudah kami persiapkanpun semakin dekat, proses yang sudah kami lewati, latihan yang kami lakukan terasa begitu singkat. Bahagia bercampur dengan sedih menjadi satu saat itu, bahagia karena hari yang kami tunggu sudah tiba dalam waktu dekat, dan sedih karena waktu kami untuk berproses bersama mendekati ujungnya.

Ketika hari itupun tiba, kami jalani dengan perasaan yang bercampur aduk tersebut. Kami puas dengan apa yang telah kami lakukan, walaupun tidak ada sesuatu yang sempurna, tentu saja masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki lagi. Meskipun kedepannya kecil kemungkinannya untuk kami semua kembali berproses untuk berada dalam satu panggung yang sama. Namun apapun yang terjadi kedepannya kami tetaplah saudara yang terikat dalam satu ikatan yang sangat kuat.

 

- Dwi (Omeh) 

DIRGAHAYU ORGANISASI KU (29/09/2012 - 29/09/2018)

Ada sebuah tempat yang mengubah cara berfikir tentang bagaimana untuk menjalani sebagian dari hidup.

 

Mulai menjadi buruh panggung dalam suatu pementasan,

dari malu untuk bermain sampai berkata "ayo kita main lagi"

Click to continue

SEBUAH ''BERISIK'' YANG AKAN TERUS BERISIK (16/11/2018)

Setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk menunjukan karya terbaik mereka, memperlihatkan bakat terpendam mereka. seperti layaknya mereka, kami pun begitu kami memberikan yang terbaik untuk seni, kami kerahkan tenaga dan pikiran kami untuk seni, untuk Berisik V. 

 

 

CLICK TO CONTINUE

 

  

-O M E H- 
 

PERDANA ITU ADALAH " PERDANANYA" KAMI BERPROSES SEBAGAI KELUARGA (21/04/18)

Kalau diibaratkan, perdana itu adalah 'first step'  kami sambil berpegangan tangan. Sebagai partner, sebagai panitia, sebagai pimpinan, dan lebih utama lagi sebagai keluarga baru, sebagai dingsanak. 
Memang perdana bukanlah kali pertama kami berada dalam sebuah pementasan, namun setelah resmi menjadi Anggota Muda Sanggar Seni Demokrat, inilah perdananya kami bekerja bersama, berkesenian, menuangkan segala waktu dan pikiran, mengendalikan ego dan hasrat pribadi demi kepentingan sebuah proses ini sebagai sebuah keluarga baru yang sedang belajar mengatur keluarga kecil kami.
 
Bukan sedikit rintangan yang datang, tidak sekali dua kami berdebat, dan hal itu sempat membuat jarak diantara kami, tapi, semua itu sebelum kami menyadari bahwa segala tangis, teriakan dan seluruh luapan amarah hanyalah bagian dari proes belajar kami untuk saling mengenal, mengerti, dan memehami satu sama lain.
"Kami yang sekarang sudah lebih baik"
Setiap penggalan proses sebelum hingga ketika tiba hari 'Perdana', tentu meninggalkan kesan yang berbeda bagi tiap - tiap hati, memberikian sedikit banyak ppelajaran dari pengalaman baru.
 
Berada dalam sebuah situasi dengan tekanan utuk selalu memberikan yang terbaik memang tidaklah mudah. Sering kami menemukan diri kami terjebak bahkan menjadi orang lain. Namun semakin kemari kami menyadari bahwa itu bagian dari pengalaman baru yang kami dapat untuk lebih mengerti jatidiri kami masing - masing, dan karena itu, kami berubah. Menjadi baik atau buruknya perubahan itu biarlah hanya menjadi sebuah penilaian  relatif. Yang kami yakini, dengan segala niat dan keinginan, kami selalu berusaha menjadi lebih baik.
 
"Karena salah kami belajar" 
Jika perdana dan setelahnya adalah sebuah proses pembelajaran yang panjang,maka sampai bertemu di 'Pemantapan'. Sampai bertemu dengan diri kami yang menjadi hasil dari proses belajar itu.
Semoga kalian menemukan kami jauh lebih baik dari sekarang
- DEWA
  

WORKSHOP ? BUKAN HANYA SEPINTAS SAJA, INGATLAH BAHWA KITA INI SANAK, KITA INI KELUARGA, DAN BUHANNYA TU DANGSANAK KITA (05/02/18)

SELALU ADA HAL YANG DAPAT MEMBUAT KAMI MERASA SEAKAN MENJADI MANUSIA PALING BERBAHAGIA DI DUNIA, SALAH SATUNYA ADALAH KEHADIRAN KELUARGA BARU DI RUMAH INI.
TAK PERNAH TERBAYANGKAN BETAPA PERJUANGAN KAMI MENYIAPKAN SEMUA PROSEDUR INI DEMI LAHIRNYA ADING-ADING YANG BERKUALITAS DAN MAMPU MENJADI LEBIH BAIK DARI ABANG/ KAKA NYA.
(PROSES) HARI DEMI HARI TELAH BERSAMA DI LEWATI, NAMUN TIDAK ADA KATA-KATA YANG MAMPU TERUCAP UNTUK MENGGAMBARKAN SUASANA MINGGU SIANG ITU, SEMUA SEAKAN BUNGKAM MENYAKSIKAN SEBUAH KETULUSAN YANG NYATA HADIR DARI LUBUK HATI ADING-ADING KAMI, SEOLAH BENIH "RASA" ITU MULAI TUMBUH DI BENAK MEREKA.
SETIAP KAMI PERNAH MENANGIS BAHAGIA, TAPI SUNGGUH BELUM PERNAH SEHABAGIA DAN TERSENTUH SEDALAM ITU. MINGGU SIANG ITU, KAMI MENANGIS MELIHAT KALIAN YANG SUDAH SATU DALAM IKATAN KELUARGA, AIR MATA TERURAI TANPA TAHU ALASANNYA, KAMI LARUT DALAM KEBERSAMAAN KALIAN, DAN TANPA DISENGAJA SAAT ITU HATI KITA TERKONEKSI SATU SAMA LAIN. TERNYATA IKATAN BATIN ITU ADA...
 
DAN JUJUR, SAAT ITU KAMI SANGAT BAHAGIA MENYAMBUT KELAHIRAN ADING-ADING KAMI...

4 HARI 3 MALAM UNTUK 1 TAHUN KEDEPAN (31/12/17)

RUANGAN ITU MENJADI SAKSI BISU PERJALANAN SEBUAH ORGANISASI
RUANGAN ITU MENJADI SAKSI BISU BETAPA HARMONISNYA SEBUAH KELUARGA
ENTAH APA YANG TELAH MERASUKI DIRI KAMI SAAT ITU, MEMBUAT KAMI SANGGUP BERTAHAN DALAM JENUHNYA PERDEBATAN, SERIBU BAHKAN BERJUTA KEMUNGKINAN PASTI TAK TERBANTAHKAN. TAPI ADA SATU HAL YANG AKAN SELALU KAMI SADARI BAHWA SETIAP PEMIKIRAN ITU AKAN SELALU BERMUARA PADA KEBAIKAN SSD.
TEPAT SUBUH DINI HARI, LANTUNAN AYAT SUCI MULAI TERDENGAR, SEOLAH MENGIRINGI LAHIRNYA SOSOK PEMIMPIN KAMI, 3 DARA, 3 PEREMPUAN TANGGUH, DAN 3 PERASAAN YANG MENJADI SATU MEMBENTUK SEBUAH LOGIKA.
TETAPLAH HIDUP "TUNAS" KAMI

MALAM ITU KAMI SANGAT BERISIK.... (24/11/17)

TIBALAH SAATNYA PERAYAAN ITU, DENGAN PENUH RASA SYUKUR KAMI MEMULAINYA, DIHADAPAN RATUSAN MATA YANG PENASARAN, PERTUNJUKKAN ITU BAGAIKAN SEBUAH MAHAKARYA BAGI KAMI, RASA PUAS PUN MENGHAMPIRI, TERBAYAR SEMUA KERINGAT MALAM-MALAM YANG LALU. KADANG.. ANEH RASANYA DENGAN PERSIAPAN YANG LAMA TAPI HANYA TAMPIL DENGAN WAKTU YANG SINGKAT, TAPI BEGITULAH ADANYA SEBUAH PERTUNJUKKAN. WAHAI PROSES... BILA KU TERINGAT TENTANG DIRIMU SEKETIKA RINDUKU BICARA APA ADANYA.
 
TERIMA KASIH KALIAN YANG SUDAH MENGAPRESIASI PERTUNJUKKAN KAMI...
TERIMA KASIH SANAK YANG SUDAH BERPROSES....
TERIMA KASIH KELUARGA BESAR SANGGAR SENI DEMOKRAT...
TERIMA KASIH ALAM SEMESTA...
Stiker Kambe.png
40988.jpg
LOGO FK-PSK Kalsel_171229_0002.jpg
6.png
bottom of page